MENGELOLA KEBERAGAMAN AGAMA DI SEKOLAH MANADO (Studi Kasus: SMK Kristen YPKM dan SMA Tridharma)

Irfan Syuhudi

Abstract


Tulisan ini ingin mendeskripsikan bagaimana pihak sekolah mempraktikkan perbedaan agama di kalangan peserta didik beragama non Kristen dan non Buddha di SMK YPKM dan SMA Tridharma Manado, serta bagaimana peserta didik yang jumlahnya sedikit di sekolah itu, merayakan ekspresi keagamaan mereka. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan penentuan informan secara purposif, yaitu kepala sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan penelusuran di internet.

Hasil penelitian menunjukkan, relasi sosial antara peserta didik non Kristen dan non Buddha di SMK YPKM dan Tridharma dengan peserta didik agama lain, tergolong bagus. Demikian pula, tenaga pendidik memperlakukan semua peserta didik tanpa memandang latar belakang agama dan etnis. Di samping itu, pihak sekolah juga tetap memberikan memberikan ruang bagi peserta didik non Kristen dan non Buddha untuk melaksanakan ibadahnya masing-masing.

Keywords


SMK YPKM, SMA Tridharma, tenaga pendidik, peserta didik, multikulturalisme

Full Text:

PDF

References


Arifudin, Iis, 2007, Urgensi Implementasi Pendidikan Multikultural di Sekolah,

dalam Jurnal Pemikiran Alternatif Pendidikan, INSANIA, Volume 12 Nomor 2, Mei - Agustus 2007.

Baso, Ahmad, 2002, Plesetan Lokalitas, Politik Pribumisasi Islam, Desantara,

Jakarta.

BPS Kota Manado, 2015.

Endraswara, Suwardi, 2006, Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan. Ideologi,

Epistemologi, dan Aplikasi, Pustaka Widyatama, Yogyakarta.

Endraswara, Suwardi, 2006a, Metode Penelitian Kebudayaan, Gadjah Mada

University Press, Yogyakarta.

Freire, Paulo, 2002, Politik Pendidikan: Kebudayaan, Kekuasaan, dan Pembebasan,

Terjemahan Agung Prihantoro, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Hardiman, F. Budi, 2015, “Pengantar: Belajar dari Politik Multikulturalisme”, dalam

Will Kymlicka, Kewargaan Multikultural, LP3ES, Jakarta.

Moleong J, Lexi, 2010, Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi, PT Remaja

Rosdakarya, Bandung.

Parekh, Bikhu, 2008, Rethingking Multiculturalism: Keberagaman Budaya dan Teori

Politik, Kanisius, Yogyakarta.

Robert, Robertus, dan Tobi, Hendrik Boli, 2014, Pengantar Sosiologi

Kewarganegaraan, dari Marx sampai Agamben, Marjin Kiri, Tangerang.

Sen, Amartya, 2016, Kekerasan dan Identitas, Marjin Kiri, Tangerang.

Sumampouw, Nono, 2015, Menjadi Manado, Torang Samua Basudara, Sable Aer,

dan Pembentukan Identitas Sosial, Gadjah Mada University Press,

Yogyakarta.

Suparlan, Parsudi, 2002, “Multikulturalisme: Konsep yang Terus Dibentuk”, di dalam

Kompas, 31 Juli 2002.

Tilaar, H.A.R., 2002, Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Paedagogik

Transformatif untuk Indonesia, Grasindo, Jakarta.

Yaqin, Ainul, 2005, Pendidikan Multikultural, Cross - Cultural untuk Demokrasi dan

Keadilan, Pilar Media, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v23i2.415

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats