ACCULTURATION OF LOCAL CULTURE AND RELIGION IN THE LEK-LEK-AN TRADITION IN THE SEI KEPAYANG ASAHAN COMMUNITY

Julaikha Julaikha, Edi Safri, Taufiqurrahman Taufiqurrahman, Edriagus Saputra

Abstract


This research is a form of living hadith study that discusses the acculturation of local culture and religion in implementing the lek-lekan tradition in the Sei Kepayang community, Asahan Regency, North Sumatra. This study used a descriptive qualitative method with an ethnographic approach. The data were collected through observation, interviews, and documentation. The informants were the government, ulama, community leaders, event organizers and the Sei Kepayang community in general. The results of this study showed the tradition of lek-lek-an carried out at the birth of a baby by arranging an event at the place of the baby's parents. The tradition of lek-lekan is completed with an aqeeqah ceremony for the baby. The primary foundation for the community in carrying out the tradition of lek-lekan is to pass down the traditions of the local community continuously and the sunnah of the Prophet Muhammad related to the aqeeqah of a newborn child.


Keywords


acculturation of local culture and religion, lek-lek-an tradition

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Taufik. 1974.Islam di Indonesia, Sepintas Lalu beberapa Segi Jakarta: Tintamas.

Baso, Ahmad. 2002. Plesetan Lokalitas Politik Pribumi sasi Islam. Jakarta: Desantara.

Gusnanda. 2020. “Mambadakan Paja: Pergumulan Islam dan Tradisi Lokal di Nagari Kamang Mudiak Kabupaten Agam Sumatera Barat.” 06:13.

Gustia, Yenti. 2016. Tradisi Turun Mandi Bayi Baru Lahir pada Masyarakat Nagari Batu Gajah, Kecamatan Sangir Batanghari

Hakim, Atang Abd. 1999. Metodologi Studi Islam. Bandung Remaja Rosda Kirya.

Hutapea, Asfika Yogi. n.d. “Upacara Mangokal Holi Pada Masyarakat Batak Di Huta Toruan, Kecamatan Banuarea, Kota Tarutung Sumatera Utara.” 7.

Junaidi, Hamzah. Kajian Akulturasi Islam dengan Budaya Lokal. Jurnal Diskursus Islam, 2003. Vol. 1 No. 1

Julaikha, 2021. Tradisi Lek-lek an dan Akikah di Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan (Studi Living Hadis) (Tesis). Padang: Pascasarjana UIN IB Padang

Maran,Rafael Raga. 2000. Manusia Dan Kebudayaan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Muhammad bin Ismail al-Bukhariy, Al-Imam Al-Hafiz Abi ‘Abdillah. 1998. Shahih al-Bukhari. Saudi Arabia: Baitul Ifkar. Mudin, Kia, and Edi Safri. n.d. “Kehujjahan dan Pemahaman Hadis dalam Membaca Al-Fatihah bagi Makmum di Belakang Imam pada Majalah Soerti.” 21.

Nasution, Harun. 1986. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya: Jakarta

Ramanda, Deski, Edriagus Saputra, and Dian Puspita Sari. n.d. “Pengaruh Qirā’āt Terhadap Penafsiran.”

Saputra, Edriagus. Dkk. 2021. “Tradisi dalam

Kajian Hadis”. Makassar: Graha Aksara Makassar.

Saputra, Edriagus. 2019. “Tradisi Menghiasi Hewan Kurban pada Masyarakat Kenagarian Bawan.” FOKUS Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan 4(1):1. doi:10.29240/jf.v4i1.763.

Saputra, Edriagus, and Azamel Fata. 2021. “The Method of Understanding the Hadith of Ibn Rajab Al-Hanbali in the Book of Jami ‘al-’Ulûm wa al- Hikam fî Syarh Khamsîn Hadîtsân min Jawâmi’ al-Kalim.” 16.

Saputra, Edriagus. 2019. Studi Living Hadis pada Tradisi Masyarakat Menghiasi Hewan Qurban di Kenagarian Bawan Kabupaten Agam (Tesis). Padang: Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang.

Sulaiman bin al-As’as al-Sijistaniy,Al-Imam AL-Hafiz Abi Daud. 2005. Sun-an Abi Daud. Beirut:Dar AL-Fikr.

Taufik, Muhammad. 2016. “Harmoni Islam Dan Budaya Lokal” Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin 12(2):255. doi: 10.18592/jiu.v12i2.692.

Wahyudi, Ginanzar. 2019 Kecamatan Sei Kepayang Dalam Angka.

Wendry, Novizal, Ahmad Taufik, and Edriagus Saputra. n.d. “Autentisitas Hadis dalam Manuskrip Risalah 73 Golongan.” 18.

Zulfadli, Muhammad, Luqmanul Hakim, Novizal Wendry, and Edriagus Saputra. 2021. “Akulturasi Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Mangaji Kamatian Pada Masyarakat Lareh Nan Panjang Kabupaten Padang Pariaman.” Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) 7(01):103–14. doi: 10.18784/smart.v7i01.1257..

Interview:

Asmuni. wawancara dengan Camat Sei Kepayang. pada tanggal 06 Januari 2021.

Icah. wawancara dengan pemain rebana. tanggal 24 Desember 2020, jam: 15.50 WIB.

Rahmad, wawancara dengan masyarakat sekaligus pelaksana acara lek-lek an pada tanggal 28 Juni 2020 pukul: 13.45 WIB

Rafidhoh, Siti. wawancara langsung dengan masyarakat Sei Kepaham, 27 Mei 2020 pukul: 14.00 WIB.

Peah, wawancara dengan masyarakat Desa Sei Kepayang Kanan Kecamatan Sei Kepayang. 08 Januari 2021, pukul: 15.30 WIB.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v27i2.970

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats