Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PELAYANAN KEMENTERIAN AGAMA TERHADAP PENGANUT AGAMA BUDDHA DI KOTA PAREPARE SULAWESI SELATAN
Corresponding Author(s) : Abd. Shadiq Kawu
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 2 (2013)
Abstract
Penelitian ini adalah penelitian yang menelusuri pelayanan Kementerian Agama kepada penganut
agama Buddha di Kota Perepare, Sulawesi Selatan. Penelitian ini berfokus pada tiga masalah penelitian,
yaitu; bagaimana pelayanan kementerian agama terhadap penganut agama Buddha, faktor-faktor
yang mempengeruhi kualitas pelayanan, dan tanggapan tokoh agama dan tokoh masyarakat terhadap
pelayanan yang diberikan kepada penganut Buddha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data
dengan metode deskriptif-analitis. Pelayanan yang diberikan kepada umat Buddha di Kota Parepare
dalam bidang penyiaran agama, yaitu dengan menyediakan tiga tenaga penyuluh agama, satu
diantaranya adalah penyuluh agama yang berstatus PNS. Pelayanan dibidang penidikan agama adalah
bantuan dari kanwil kemenag Sulsel berupa bantuan kepada dua Sekolah Minggu Buddhis yang ada di
Kota Parepare. Pelayanan dalam hal tempat ibadah, adalah pemberian rekomendasi dan izin pendirian
vihara. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan adalah problem minimnya jumlah SDM selaku
stake holder pemberi layanan, tidak adanya alokasi anggaran untuk pelayanan keagamaan kepada
penganut agama Buddha oleh kementerian agama Parepare, tidak adanya struktur penyelenggara bimas
agama Buddha di lingkungan kemenag kota Parepare, dan tidak adanya sarana dan pra sarana yang
menunjang maksimalisasi penyelenggaraan pelayanan yang diberikan kepada penganut agama Buddha.
Tokoh agama dan tokoh masyarakat menyoroti mnimnya pemberian pelayanan terhadap penganut
agama Buddha di Parepare.