Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
HAJI DI BONTONOMPO KABUPATEN GOWA TINJAUAN SOSIAL EKONOMI
Corresponding Author(s) : Abd. Kadir Ahmad
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 2 (2013)
Abstract
Di Sulawesi Selatan, studi aspek sosial dan ekonomi haji belum pernah dilakukan, padahal berhaji
bukan hanya meliputi aspek keagamaan akan tetapi juga kedua aspek tersebut. Pertanyaan yang ingin
dijawab adalah bagaimanakah haji mengekspresikan diri melalui status dan peran-peran sosial pada
masyarakat dan sumber-sumber ekonomi apa yang dimiliki para haji untuk dapat dipahami sebagai
orang mampu (istitha’)? Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui status dan peran sosial dan latar
belakang ekonomi sebagai akibat dari kehajian pada masyarakat pedesaan. Konsep yang digunakan
adalah modal sumberdaya manusia, modal sosial, dan modal ekonomi dari Fukuyama, dan teori
hubungan keberagamaan dan etosekonomi dari Max Weber. Dengan metode wawancara, angket dan
dokumentasi, ditemukan para haji di Bontonompo memiliki modal sumber daya manusia yang lebih
baik di atas rata-rata penduduk setempat dilihat dari aspek latar belakang pendidikan dan pekerjaan.
Dari segi ekonomi para haji memiliki sumberdaya ekonomi yang jamak, selain pendapatan dari status
PNS, mereka juga memiliki sejumlah areal lahan, perusahaan batu bata, perdagangan, dan ternak, baik
secara sendiri-sendiri maupun akumulatif. Sumber daya sosial menunjukkan haji cenderung dipercaya
untuk menempati posisi-posisi publik dan privat di berbagai bidang yang ada di pedesaan.