Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA PADASEKOLAH NEGERI PAREPARE
Corresponding Author(s) : Asnandar Abubakar
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 2 (2013)
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan agama di Sekolah
Luar Biasa Negeri Pareare pada jenjang sekolah dasar dengan jenis layanan tuna Rungu dan tuna
grahita. Pada pelaksanaannya, pendidikan disesuaikan dengan kurikulum sekolah dasar pada umumnya
hanya materi pelajarannya yang sedikit dikurangi disesuaikan dengan kemampuan anak didik seperti
pembelajaran surat-surat pendek seperti surat al-ikhlas, anak tuna rungu cukup diajarkan tulisannya
saja sedangkan pada anak tuna grahita cukup diketahui cara membacanya meskipun juga ada yang dapat
menghafalkannya. Guru dalam menyampaikan pembelajaran secara umum kepada murid, metode yang
sering digunakan adalah metode ceramah dan metode demostrasi, hanya pada anak tuna rungu dibarengi
dengan metode oral, metode membaca ujaran, metode isyarat dan komunikasi total, sedangkan untuk
anak media pembelajaran tambahan yang digunakan dalam menerapkan pelajaran adalah metode drill
dan metode pembelajaran yang diindividualisasikan. Media pembelajaran yang sering digunakan oleh
guru pada anak tuna rungu adalah media visual seperti gambar diam, obyek nyata atau bentuk langsung
dari suatu benda, sedangkan media pembelajaran pada anak tuna grahita tidak jauh berbeda dengan
anak umum lainnya, hanya saja disesuaikan dengan kebutuhan untuk melatih kemampuan murid,
contohnya puzzle, atau alat latihan untuk mengurus diri sendiri seperti memasang kancing. Pengamatan
: pembelajaran guru dilakukan untuk mengetahui sejauh mana efektivitasnya dalam menyampaikan
materi pelajaran sehingga dapat merubah pemahaman anak didik atau ada perubahan pola tingkah laku
anak didik setelah guru menyampaikan pembelajaran dengan : tertentu, dari hasil pengamatan tersebut
ada motivasi anak didik untuk tetap mengikuti pelajaran.