Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPLB NEGERI BALIKPAPAN
Corresponding Author(s) : Rosdiana Muas
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 2 (2013)
Abstract
Penelitian pada siswa berkebutuhan khusus ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran
PAI dan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran tersebut. Studi ini dilakukan
di Sekolah Luar Biasa Negeri Balikpapan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian
ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI pada siswa berkebutuhan khusus disesuaikan
dengan kemampuan siswa namun tetap berdasar pada standar nasional, kekhususan disabilitas
siswa peserta didik perlu diperhatikan untuk mengefektifkan proses pembelajaran PAI, perencanaan
pembelajaran, model pembelajaran, metode pembelajaran serta media pembelajaran memperlihatkan
implementasi pada pelaksanaan pembelajaran. Perbedaan ditunjukkan pada aspek evaluasi yang tidak
di sarankan bagi semua siswa kecuali bagi siswa yang mampu mengikuti evaluasi. Salah satu faktor
penghambat adalah kompetensi guru PAI dalam aktivitas pembelajaran dan ketersediaannya sangat
dibutuhkan, menjadi sebuah dilema bagi siswa berkebutuhan khusus dalam memperoleh pendidikan
agama secara maksimal.