Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
TRAGEDI KECOLONGAN ROHIS KETERLIBATAN ALUMNI ROHIS SMKN ANGGREK PADA AKSI RADIKALISME
Corresponding Author(s) : Hayadin Hayadin
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 2 (2013)
Abstract
Pengaitan Rohis dengan aksi radikalisme selalu ditentang oleh para aktivis Rohis, dengan alasan Rohis
tidak pernah mengajarkan radikalisme. Jika ada aktivis Rohis yang terlibat pada gerakan radikal itu
bukan disebabkan oleh Rohis tapi oleh sebab lain. Demikian pula halnya dengan kasus keterlibatan
alumni Rohis SMKN Anggrek, komunitas sekolah menentang pengaitan mereka dengan keberadaan
Rohis di sekolah tersebut. Penelitian ini adalah studi kasus yang bertujuan untuk mengungkap faktor
penyebab dan proses keterlibatan alumni dan aktivis Rohis pada aksi radikalisme. Penelitian ini
dilakukan di SMKN Anggrek, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian difokuskan pada
alumni dan aktivis Rohis yang ditangkap dan digrebek oleh Densus Anti Teror 88 Polri karena diduga
melakukan aksi terorisme. Penelitian ini menemukan adanya dua faktor yang menyebabkan keterlibatan
alumni Rohis SMKN Anggrek pada aksi radikalisme, yakni: faktor yang berasal dari dalam sekolah, dan
faktor yang berasal dari luar. Faktor dari dalam sekolah meliputi ketersediaan guru pendidikan agama
yang terbatas dan tenaga pengawas pendidikan agama yang tidak melaksanakan fungsinya. Faktor dari
luar sekolah adalah hadirnya kelompok-kelompok pengajaran agama yang mengajarkan nilai-nilai dan
aksi radikalisme dengan mengincar anak sekolah sebagai anggotanya.