Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PERTAUTAN ADAT DAN SYARA' DALAM DIMENSI SOSIAL DI KOTA GORONTALO
Corresponding Author(s) : Abdul Kadir R
Al-Qalam,
Vol. 16 No. 2 (2010)
Abstract
Penelitian ini adalah penelitian sejarah sosial Islam yang dilakukan di Gorontalo. Penelitian ini dilakukan
dalam rangka merekonstruksi proses Islamisasi pada kerajaan/kesultanan/daerah lokal di Kawasan
Timur Indonesia sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejarah dan proses
Islamisasi menjadi salah satu pilar penting dalam pembentukan konstruksi sosio-kultural masyarakat
indonesia. Dengan mendeskripsikan proses Islamisasi pada ranah sosial-politik serta pengaruh Islam
dalam perubahan sosio-kultural diharapkan dapat menjadi refer ensi dalam mengetahui potensi kehidupan
sosial masyarakat di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di Kota Gorontalo serta akan sangat berguna
dalam pembinaan dan pengembangan kehidupan beragama secara umum di Indonesia.
Yang dimaksud Islamisasi dalam penelitian ini merupakan proses yang tak pernah berhenti yang diawali
dari penerimaan atau konversi secara massif ke dalam Islam baikproses dialog maupun proses integratif
hingga proses akulturasi nilai-nilai dan ajaran Islam dengan budaya lokal setempat yang akhirnya
membentuk suatu tatanan baru dalam pranata sosio-kultural suatu masyarakat.