Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
KEHIDUPAN KEAGAMAAN DAN BUDAYA MAS YARAKAT DIKOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA
Corresponding Author(s) : Muhammad As'ad
Al-Qalam,
Vol. 13 No. 2 (2007)
Abstract
This research was conducted in Jayapura, Papua. This research aims
to describe the role of traditional government in maintaining social
harmony in Jayapura society. This used qualitative method, where data
was collected by interview. Than, data was analyzed by descriptivequalitative.
This research indicates that the traditional government has a good
role and function in maintaining social harmony in Papua society. The
charisma of traditional leader (tribal leader) is most important factor.
His words will be listened and his order will be obey. The social conflict
among the people or between two tribal could be healed by this tribal
leader intervention.
Keywords
- Athwa, Ali. 2004. Islam atau Kristenkah Agama Orang Irian. Jakarta: Pustaka Dai.
- Badan Pusat Statistik. 2006. Kota Jayapura dalam Angka 2005. Jayapura: BPS Kota
- Jayapura.
- Broek, Theo van den dan Rudolf Kambayong OFM. 2006. Membangun Budaya Damai
- dan Rekonsiliasi DasarMmenangani Konflik di Papua. Jayapura: Sekretariat
- Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Jayapura.
- Bungin, Burhan. 2006. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: FT. Raja Grafindo
- Persada.
- Hamid, Abu. tt. Nilai-Nilai dalam Adat Istiadat Orang Bugis/Makassar di Sulawesi
- Selatan. Makalah ketikan.
- Isre, Moh.Soleh (ed). 2003. Konflik Etno Religius Indonesia Kontemporer. Jakarta:
- Puslitbang Kehidupan Beragama Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan
- Departemen Agama RI.
- Koentjaraningrat. 1980. Penagantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.
- Koentjaraningrat dkk. 1994. Irian Jaya, Membangun Masyarakat Majemuk. Jakarta:
- Djambatan.
- Jurnal "Al-Qalam" No. XX Tahun XIII Edisi Juli - Desember 2007 97
- Muh. As'ad
- Koentjaraningrat (ed.). 1984. MasyarakatDesadiIndonesia. Jakarta: LembagaPenerbit
- Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. ]
- Malak, Stepanus. 2006. Kapitalisaasi TanahAdat. Cetakan II. Bandung: Yayasan Bina
- Profesi Mandiri.
- Muhadjir, H.Noeng. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi IV Cetakan II.
- Yogyakarta: Rake Sarasin.
- Muhaimin AG 2004. Damai di Dunia Damai untuk Semua Perspektif Berbagai Agama.
- Jakarta: Puslitbang Kehidupan Beragama Badan Litbang dan Diklat Keagamaan
- Departemen Agama RI.
- Musa'ad, Muhammad Abud. 2004. Menguak Tabir Otsus Papua. Bandung: ITB.
- Onim, J.F. 2006. Islam dan Kristen di Tanah Papua. Meniti jalan bersama Hubungan
- Islam-Kristen dalam Sejarah Penyebaran dan Perjumpaannya di Wilayah
- Semenanjung Onim Fakfak. Bandung: Jurnal Info Media.
- Pemda Tingkat I Irian Jaya. 1998. Sejarah Kembalinya Irian Jaya ke Pangkuan Republik
- Indonesia. Jayapura: Pemda Irian Jaya.
- Ramandey, Frist Bernard dkk. 2005. Profit Otonomi Khusus Papua. Jayapura: Aliansi
- Jurnalis Independen (AJI) Papua.
- Rumaseb, Alex. 1997. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Gereja Kemah lnjil Indonesia
- di Irian Jaya 1938-1994. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
- Rumainum, F.J.S. 1966. Sepuluh Tahun GK1 Sesudah Seratus Satu Tahun Zending di
- Irian Barat. Sukarnapura Irian Barat: Kantor Pusat GKI.
- Rumbiak, yan Piter. 2005. Ptonomi Khusus bagi Provinsi papua. Menyelesaikan
- Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Membangun Nasionalisme di Daerah
- Krisis lntegrasi. Jakarta: Papua International Educaton.
- Salam, Ummi. 2003. Murtad Sebagai Alasan Perceraian di Pengadilan Agama
- Jayapura. Tesis. Makassar: Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia.
- Scheunemann, Rainer. 2004. Fajar Merekah di Tanah Papua, Hidup dan Karya Rasul
- Papua Johann Gottlob Geissler (1830-1870) dan Warisannya untuk Masa Kini.
- Jayapura: Panitia Junelium Emas 150 Tahun Hari Pekabaran lnjil di Tanah Papua.
References
Athwa, Ali. 2004. Islam atau Kristenkah Agama Orang Irian. Jakarta: Pustaka Dai.
Badan Pusat Statistik. 2006. Kota Jayapura dalam Angka 2005. Jayapura: BPS Kota
Jayapura.
Broek, Theo van den dan Rudolf Kambayong OFM. 2006. Membangun Budaya Damai
dan Rekonsiliasi DasarMmenangani Konflik di Papua. Jayapura: Sekretariat
Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Jayapura.
Bungin, Burhan. 2006. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: FT. Raja Grafindo
Persada.
Hamid, Abu. tt. Nilai-Nilai dalam Adat Istiadat Orang Bugis/Makassar di Sulawesi
Selatan. Makalah ketikan.
Isre, Moh.Soleh (ed). 2003. Konflik Etno Religius Indonesia Kontemporer. Jakarta:
Puslitbang Kehidupan Beragama Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan
Departemen Agama RI.
Koentjaraningrat. 1980. Penagantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.
Koentjaraningrat dkk. 1994. Irian Jaya, Membangun Masyarakat Majemuk. Jakarta:
Djambatan.
Jurnal "Al-Qalam" No. XX Tahun XIII Edisi Juli - Desember 2007 97
Muh. As'ad
Koentjaraningrat (ed.). 1984. MasyarakatDesadiIndonesia. Jakarta: LembagaPenerbit
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. ]
Malak, Stepanus. 2006. Kapitalisaasi TanahAdat. Cetakan II. Bandung: Yayasan Bina
Profesi Mandiri.
Muhadjir, H.Noeng. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi IV Cetakan II.
Yogyakarta: Rake Sarasin.
Muhaimin AG 2004. Damai di Dunia Damai untuk Semua Perspektif Berbagai Agama.
Jakarta: Puslitbang Kehidupan Beragama Badan Litbang dan Diklat Keagamaan
Departemen Agama RI.
Musa'ad, Muhammad Abud. 2004. Menguak Tabir Otsus Papua. Bandung: ITB.
Onim, J.F. 2006. Islam dan Kristen di Tanah Papua. Meniti jalan bersama Hubungan
Islam-Kristen dalam Sejarah Penyebaran dan Perjumpaannya di Wilayah
Semenanjung Onim Fakfak. Bandung: Jurnal Info Media.
Pemda Tingkat I Irian Jaya. 1998. Sejarah Kembalinya Irian Jaya ke Pangkuan Republik
Indonesia. Jayapura: Pemda Irian Jaya.
Ramandey, Frist Bernard dkk. 2005. Profit Otonomi Khusus Papua. Jayapura: Aliansi
Jurnalis Independen (AJI) Papua.
Rumaseb, Alex. 1997. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Gereja Kemah lnjil Indonesia
di Irian Jaya 1938-1994. Bandung: Yayasan Kalam Hidup.
Rumainum, F.J.S. 1966. Sepuluh Tahun GK1 Sesudah Seratus Satu Tahun Zending di
Irian Barat. Sukarnapura Irian Barat: Kantor Pusat GKI.
Rumbiak, yan Piter. 2005. Ptonomi Khusus bagi Provinsi papua. Menyelesaikan
Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Membangun Nasionalisme di Daerah
Krisis lntegrasi. Jakarta: Papua International Educaton.
Salam, Ummi. 2003. Murtad Sebagai Alasan Perceraian di Pengadilan Agama
Jayapura. Tesis. Makassar: Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia.
Scheunemann, Rainer. 2004. Fajar Merekah di Tanah Papua, Hidup dan Karya Rasul
Papua Johann Gottlob Geissler (1830-1870) dan Warisannya untuk Masa Kini.
Jayapura: Panitia Junelium Emas 150 Tahun Hari Pekabaran lnjil di Tanah Papua.